Engineering Services

System Integration

Menyatukan mekanik, kelistrikan, elektronik, software, kontrol, dan IoT dalam sistem yang bekerja bersama.

  • Arsitektur Sistem
  • Integrasi Perangkat Keras & Software
  • Pengujian Terintegrasi
Ilustrasi sistem engineering terintegrasi

Ruang lingkup layanan

Arsitektur Sistem

Menentukan pembagian fungsi, antarmuka, dan aliran data antarkomponen.

Integrasi Perangkat Keras & Software

Menghubungkan perangkat dan aplikasi dengan protokol serta logika kontrol yang sesuai.

Pengujian Terintegrasi

Menguji interaksi antarkomponen dan fungsi sistem secara keseluruhan.

Menyatukan fungsi dan interface

KNA membantu menghubungkan mesin, controller, perangkat elektronik, software, dan data agar bekerja sebagai satu sistem. Integrasi dimulai dengan memahami fungsi setiap bagian, pemilik sistem, interface, serta hasil yang diharapkan. Mesin atau aplikasi dari vendor berbeda dapat dievaluasi tanpa menganggap semua komponen harus diganti.

Kondisi existing, dokumentasi yang tersedia, izin akses, serta pembatasan vendor menentukan kelayakan. Jika interface belum diketahui, tahap pemeriksaan diperlukan sebelum lingkup implementasi dapat dipastikan.

Integrasi dari mesin hingga aplikasi

Pekerjaan dapat mencakup pemasangan mekanik, distribusi daya, input/output, komunikasi controller, serta pertukaran data aplikasi. Titik koneksi dan batas tanggung jawab perlu didokumentasikan agar perubahan pada satu subsystem tidak menimbulkan asumsi yang berbeda pada bagian lain.

  • Sensor, aktuator, motor, VFD, PLC, HMI, dan embedded controller.
  • Gateway, jaringan industri, data acquisition, IoT, dan monitoring.
  • API, database, dashboard, aplikasi operator, dan software perusahaan.

Aliran data dan urutan kontrol

Data perlu memiliki arti yang sama pada sumber dan penerima. Kami membahas identitas perangkat, satuan, format, timestamp, frekuensi pembaruan, serta pemetaan status dan error. Untuk perintah kontrol, hak akses, respons, interlock, dan tindakan saat komunikasi gagal perlu ditentukan.

Arsitektur lokal, edge, server, atau cloud mengikuti kebutuhan respons dan pengelolaan. Sistem monitoring dapat dihubungkan ke proses produksi, energi, laboratorium, gedung, atau equipment penelitian sesuai ketersediaan interface dan data.

Pengujian sistem menyeluruh

Setelah tiap interface diuji, keseluruhan urutan kerja perlu diperiksa menggunakan input, output, dan kondisi gangguan yang disepakati. Commissioning memeriksa interaksi antarkomponen, bukan hanya memastikan perangkat dapat terhubung. Dokumentasi interface, konfigurasi, serta kebutuhan pengoperasian disiapkan sesuai lingkup.

Siapkan diagram sistem, daftar perangkat dan software, protokol, drawing, contoh data, akses yang tersedia, serta tujuan integrasi. KNA dapat membahas tahapan pekerjaan, risiko gangguan operasi, dan metode penerimaan sebelum perubahan dilakukan.

Ceritakan kebutuhan Anda.

Sampaikan kebutuhan dan target Anda. Lingkup pekerjaan, hasil serah terima, instalasi, pelatihan, dan dukungan yang termasuk ditetapkan dalam penawaran sebelum pekerjaan dimulai.

Diskusikan Kebutuhan