Engineering Services

Automation System

Otomasi mesin dan proses produksi melalui integrasi PLC, HMI, sensor, aktuator, dan panel kontrol.

  • PLC & HMI
  • Otomasi Mesin
  • Pengujian & Commissioning
Ilustrasi sistem engineering terintegrasi

Ruang lingkup layanan

PLC & HMI

Pemrograman kontrol dan antarmuka operator sesuai urutan kerja mesin.

Otomasi Mesin

Integrasi sensor, aktuator, dan motor untuk mengotomasi pekerjaan berulang.

Pengujian & Commissioning

Pemeriksaan fungsi kontrol dan integrasi perangkat dalam kondisi penggunaan yang disepakati.

Otomasi berdasarkan urutan kerja

KNA membantu mengotomasi mesin dan proses dengan menghubungkan controller, sensor, aktuator, motor, panel, serta antarmuka operator. Lingkup dimulai dari pekerjaan berulang, masalah konsistensi, atau kebutuhan kontrol yang jelas. Sistem dapat dikembangkan bertahap dari manual ke semiotomatis lalu otomatis sesuai kondisi proses.

Mesin existing tidak selalu harus diganti. Kondisi mekanik, interface, dokumentasi, kapasitas panel, dan kemungkinan penghentian operasi perlu diperiksa sebelum pekerjaan retrofit ditentukan.

PLC, HMI, dan logika kontrol

Program PLC menerjemahkan urutan kerja menjadi pembacaan input, keputusan, dan output. HMI membantu operator melihat status, memilih mode, mengubah parameter yang diizinkan, serta memahami alarm. Peran operator dan perilaku tiap mode harus jelas sebelum pemrograman.

  • Digital dan analog I/O, timer, counter, sequence, interlock, serta alarm.
  • Sensor, relay, solenoid, valve, pompa, conveyor, motor, dan VFD.
  • Siemens TIA Portal, Omron CX-One, atau Mitsubishi GX Works sesuai perangkat dan lingkup.

Panel, wiring, dan integrasi

Desain kontrol perlu sesuai dengan distribusi daya, terminal, proteksi, wiring, dan perangkat lapangan. Dokumentasi koneksi dan penamaan sinyal membantu pemasangan serta troubleshooting. Interface dengan mesin lain ditentukan berdasarkan sinyal, protokol, dan waktu respons yang tersedia.

RS485, Modbus, jaringan industri, atau integrasi IoT dapat digunakan untuk komunikasi dan monitoring. Data produksi dan status mesin dapat dihubungkan ke software, tetapi kontrol penting tetap harus dirancang sesuai kebutuhan keselamatan serta respons mesin.

Commissioning dan penggunaan

Pengujian mencakup I/O, mode manual dan otomatis, urutan kerja, interlock, alarm, serta respons ketika perangkat atau komunikasi gagal. Commissioning menggunakan equipment dan kondisi yang disepakati. Perubahan program, backup, dokumentasi, dan pengenalan penggunaan dibahas sebelum serah terima.

Untuk memulai, sampaikan urutan proses, jenis mesin, daftar I/O jika ada, merek controller, drawing panel, masalah yang terjadi, dan target perubahan. Penawaran disusun berdasarkan fungsi, integrasi, perangkat, waktu pekerjaan, serta metode pengujian yang dibutuhkan.

Proyek

Ceritakan kebutuhan Anda.

Sampaikan kebutuhan dan target Anda. Lingkup pekerjaan, hasil serah terima, instalasi, pelatihan, dan dukungan yang termasuk ditetapkan dalam penawaran sebelum pekerjaan dimulai.

Diskusikan Kebutuhan